Aku Lee Minho, bukan Choi Minho
Author: Lee Sue Ji
Cast: Choi Minho SHINee, Krystal fx, Lee Minho (Imaginary Cast)
Support Cast: Kim Kibum SHINee, Leeteuk SuJu, Taeyeon SNSD
Genre: Horror, Romance, Sad (?)
Rating: General
Length: Oneshot 1.365 Words
Summary: Minho merasa bosan, iseng-iseng ia melirik ke salah satu bangku kosong di sudut kelasnya, Hei! Ada seorang yeoja yang memperhatikannya sambil tersenyum! Minho tidak mengenal yeoja itu, yeoja itu bukan teman sekelasnya! ‘Sedang apa dia disitu? Mengapa ia tersenyum padaku?’
A.N: Ahh.. Akhirnya selesai juga FF ini, FF horror pertamaku.. Kalo gak lucu maaf ya..
***
Author POV
“Dulu, ada seorang yeoja yang mati mendadak, Menurut cerita penjaga sekolah, arwah gadis itu masih bergentayangan di sekolah ini.. Dan dia akan mengajak kita pergi ke suatu tempat, lalu dia akan memaksa kita ikut bersamanya..” Jelas Kibum, cukup membuat teman-teman yeojanya bergidik ngeri. “Ah.. Kau masih saja percaya sama cerita yang begituan.. Ini udah jaman canggih, otakmu sudah mundur ribuan abad, hari gini masih percaya hantu? Kamseupay.. (kamseupay juga ngetren loh di korea… *PLAK)” Ejek Minho. Kibum melirik Minho sinis. “Apa maksudmu melihatku seperti itu? Kau mau menantangku?” Minho menarik kerah baju Kibum.
“Sudah.. Sudah.. Kau ini, Minho! Selalu mencari masalah dengan Kibum” Lerai Taeyeon. Tiba-tiba Pak Leeteuk masuk kedalam kelas, “Buka buku kalian halaman…..bla..bla..bla..” perintahnya. Minho merasa bosan, iseng-iseng ia melirik ke salah satu bangku kosong di sudut kelasnya, Hei! Ada seorang yeoja yang memperhatikannya sambil tersenyum! Minho tidak mengenal yeoja itu, yeoja itu bukan teman sekelasnya! ‘Sedang apa dia disitu?’ Pikir Minho.
“Kau sedang melihat apa?” Kibum tiba-tiba mengagetkannya. “Kibum a~ , apa kau mengenal yeoja yang duduk disudut itu?” bisik Minho. “Yeoja? Yeoja mana? Tidak ada siapa-siapa disitu? Kau sakit ya?” Kibum meraba dahi Minho. “Aisshh.. Kau ini.. Itu loh, yang di.. Loh, kemana dia?” Minho kebingungan, karena yeoja tadi sudah menghilang dari pandangannya.
***
Sepulang sekolah…
“Minho ya~, hari ini kau piket sendiri. Teman-teman yang jadwal piketnya sama denganmu, absen..” Jelas Kibum sambil membaca jadwal piket. “Mwo?! Hancurlah aku…!! Kibum a~, maukah kau membantuku piket?” pinta Minho memelas. “Mianhae.. Aku ada perlu dengan Pak Leeteuk sebentar lagi.. Aku temui Pak Leeteuk dulu ya..” Kibum langsung ngeluyur keluar kelas. Minho menggerutu meratapi nasibnya. Tiba-tiba ia teringat yeoja yang dilihatnya siang tadi.
‘Aneh sekali yeoja itu.. Siapa dia? Aku samasekali tidak pernah melihatnya, apalagi mengenalnya.. Namun kenapa dia ada di kelasku, bahkan ia tersenyum padaku..Apa jangan-jangan dia arwah gentayangan yang diceritakan Kibum? Ah, mana mungkin, ada-ada saja..’ pikir Minho. Tiba-tiba ia melihat yeoja tadi berdiri di sudut kelas. “Huaaaaa..” Minho berteriak histeris karena kaget.
Yeoja itu tertawa kecil, “Kau ini kenapa, Minho? Kau piket sendirian ya, mau kubantu?” tanyanya pelan. Minho heran, “Kau ini siapa? Dan kenapa kau bisa tau siapa aku?”. “Lho, aku kan Krystal, kelas XII B.” Jelas yeoja itu heran. ‘Oh.. Anak kelas sebelah, baik ya.. Dan omong-omong dia cantik banget lho..’ pikir Minho. “Kubantu, ya?” Ujar Krystal sambil mengambil sapu. Minho mengangguk. “Setelah piket, kita ke balkon belakang sekolah yuk.. Sudah lama kita tidak kesana..” ajak Krystal. Minho mengangguk, meski hatinya masih bertanya-tanya, ‘sejak kapan aku pernah ke balkon belakang sekolah dengan dia?’
Setelah selesai piket
Krystal mengajak Minho ke balkon atas. Mereka-pun berbincang-bincang. Kebetulan Taeyeon melihat mereka dari bawah. ‘Minho berbicara dengan siapa ya? Seorang yeoja.. Aku tidak mengenal yeoja itu.. Dan.. HAH?! Kenapa tubuh yeoja itu tembus pandang?’ Taeyeon mengucek-ucek matanya. Memastikan kalau ia tidak salah liat. ‘Ah sudahlah.. Lebih baik aku segera mengumpul tugas ini ke ruang guru.’ Taeyeon memeluk buku tugasnya dengan erat dan beranjak pergi ke ruang guru.
***
Di ruang guru..
“Pak Leeteuk, benarkah ada isu-isu mengenai arwah gentayangan di sekolah ini?” Tanya Kibum sambil siap-siap mencatat di notes yang dibawanya. “Kau ini mau jadi Sherlock ya?” canda Pak Leeteuk. “Ah bapak.. Bukan pak, ini mau saya jadikan bahan untuk bikin fanfics horror (Hahaha *PLAK)..” Pak Leeteuk menggeleng, “tidak pernah ada isu arwahgentayangan di sekolah ini,”. “Kalau murid yang mati mendadak?” Tanya Kibum tak mau menyerah. Pak Leeteuk menerawang, “Ada” katanya.
Taeyeon hendak masuk menyerahkan tugasnya, tertahan ketika melihat Kibum sedang berbicara dengan Pak Leeteuk, karena pintunya terbuka sedikit, Taeyeon dapat mendengar apa yang dibicarakan Kibum dan Pak Leeteuk. “Dulu ada seorang siswa bernama Krystal, kelas XII B, ia adalah keponakan saya, dia sedang berjalan-jalan, tiba-tiba ia melihat kekasihnya, Choi Minho, di seberang jalan. Tanpa melihat-lihat ia segera menyebrang, dan sebuah truk menabraknya, dan ia meninggal di tempat. Oh.. Sungguh Krystal yang malang..” Jelas Pak Leeteuk.
Kibum sibuk mencatat penjelasan Pak Leeteuk. “Apa bapak mempunyai foto mereka berdua?” Tanya Kibum. Pak Leeteuk sibuk membongkar HP nya, akhirnya ia dapat menemukan foto mereka berdua, “ini dia” tunjuk Pak Leeteuk.
Kibum tercengang, “Choi Minho hyung mirip Lee Minho di kelas kami, ya pak..” Taeyeon menahan nafas melihat foto itu, seketika ia membuka pintu dengan keras. “Taeyeon a~ kau membuatku kaget” protes Kibum, tapi Taeyeon tidak menghiraukannya, “Itu yeoja tembus pandang yang bersama Minho di balkon belakang sekolah!” teriak Taeyeon histeris. “APA?!” Jerit Kibum dan Pak Leeteuk serentak. “Tadi siang Minho bilang kalau ia melihat seorang yeoja di sudut kelas, dia berusaha menunjukkannya padaku, namun aku tak dapat melihat yeoja itu.. Kukira ia bercanda, ternyata.. Ya Ampun Minho yang malang..” Kibum cemas. “Ayo kita susul dia!” Tukas Pak Leeteuk.
“Tunggu!” Tahan Taeyeon. “Kita harus memanggil Choi Minho oppa. Apa Pak Leeteuk tau rumah Choi Minho oppa?” Pak Leeteuk mengangguk, “Saya tau.. Saya masih sering bertamu ke rumahnya. Tapi untuk apa kita memanggil dia?”. “Untuk membuktikan bahwa Lee Minho bukanlah Choi Minho yang dia maksud..” Jelas Taeyeon. “Maksudnya?” Tanya Kibum. “Ya Tuhan.. Krystal Unnie sedang mencari Choi Minho oppa. Nah, karena wajah Minho mirip dengan Minho oppa, Unnie mengira Minho adalah Minho oppa..” jelas Taeyeon. “Taeyeon benar.. Ayo cepat sebelum Minho kenapa-kenapa!” Tukas Pak Leeteuk
***
Sementara itu di balkon belakang sekolah
“Minho ya~ apa kau ingat, kau dulu mengungkapkan perasaanmu padaku di sini. Dan kau memberikanku gelang ini.. Apa kau masih menyimpannya..??” Krystal menunjukkan sebuah gelang padanya. Minho terdiam, “Krystal a~, kurasa kau salah orang.. Aku tidak mengerti soal gelang itu.. Dan aku tidak pernah mengungkapkan perasaanku padamu. Aku tidak mengenalmu, maafkan aku.. Aku harus pergi”.
“Apa maksudmu Minho~ya? Kau sudah tidak mengenaliku?”seru Krystal marah. “Maaf, aku tidak mengenalmu. Namaku memang Minho, tapi mungkin aku bukan Minho yang kau maksud. Mian krystal a~ aku harus pergi” Minho hendak pergi namun tertahan oleh Krystal.
“Kalau kau memang bukan Minho, kau harus ikut aku! Temanilah aku, aku kesepian..” Krystal memohon. Tiba-tiba tubuh Minho melayang bersama Krystal. “Kumohon Krystal a~ lepaskan aku!” Minho menjerit jerit ketakutan, ia berpegangan pada dinding balkon, kalau tidak, dia sudah innalillah..
“Berhenti! Turunkan dia, Krystal a~!” Sergah Pak Leeteuk yang baru sampai. “Paman..” desis Krystal, namun ia sudah menurunkan Minho kembali. “Krystal, inilah Minho yang kau maksud. Choi Minho, kekasihmu..” Pak Leeteuk mempersilakan Choi Minho mendekati Krystal. “Krystal, ini aku, Choi Minho, kekasihmu. Lepaskan dia Krystal, dia Lee Minho. Akulah Choi minho, akulah kekasihmu..” Kata Minho sambil mendekati Krystal. “Bohong! Kau bukan Choi Minho! Choi Minho masih SMA, sedangkan kamu sudah memakai seragam kerja! Choi Minho tidak sedewasa kamu!” Sergah krystal.
Choi Minho mengeluarkan sebuah gelang dari sakunya, “Gelang ini.. Apa kau masih mengingat gelang ini? Gelang tanda kasih sayang kita..”
Krystal mengamati gelang miliknya dan milik Minho, lalu tiba-tiba ia memeluk Minho. “Aku sangat merindukanmu Minho, aku bersyukur kau sekarang baik-baik saja. Aku sangat mengkhawatirkanmu! Kau sekarang sudah bekerja, kau sudah dewasa..” Ujar Krystal. “Sekarang aku sudah tenang melihatmu baik-baik saja, aku akan pergi.. Nah, Lee Minho, maafkan aku, ya.. Sudah hampir membahayakan nyawamu..” Lee Minho mengangguk, “I..I..Iya Unnie..”
“Gomawo, kalian telah membawa Minho ke sini.” Tiba-tiba Krystal menghilang, hanya gelangnya saja yang tersisa. Choi Minho memungutnya.
Tiba-tiba Lee Minho bertanya, “Hyung, kalo aku udah dewasa kaya hyung, mungkin gak, aku bisa sekeren hyung? Kan waktu kecilnya wajah kita mirip..” GUBRAKK!! *Choi Minho pingsan
“Duh, sedih banget jadi Krystal Unnie, sudah bertahun-tahun meninggal, belum tenang juga di alamnya, karena masih menghawatirkan Minho oppa..” Taeyeon mengelap air matanya, ia benci kalo ia ketahuan menangis. “Keren banget dramanya, lumayan banget nih buat ide FF horror, adminnya pasti suka, hehehe..” Kibum sibuk mecatat di notenya. *Kibum dicincang Taeyeon
ADMIN AUTHOR

Tidak ada komentar:
Posting Komentar